Dec 18, 2009

malam ini tak akan pernah sembuh.barangkali hingga nafas aku terhenti.

haruskah aku larutkan malam ini dalam seribu patah kata dari segenap sudut?

kau tahu kan, Bulan?
aku ini tak mampu menahan panah panah .
seluruh rusuk aku jadi kelam.jadi legam.
rasa yang teramat menghakis,sedang aku nikmat sekarang.

kau juga tahu kan,Bintang?
saat jatuhnya titis titis kecil yg hina dari kelopak mata aku,
bibir aku jadi dingin.
telinga aku terasa sedang bercerai berai.
deria aku seperti membunuh diri di celah celah neraka.

kau, Langit ,mesti kau tahu,
tubuh aku sangat kecil untuk menampung bertan tan emping besi karat.
kulit aku terlalu halus untuk merasa disiat siat,
jantung aku terlampau penat mengepam jutaan kilogram rasa gerun aku.

si Kunang kunang tak tahu lagi
yang aku ini mahukan selimut
buat menutupi semua diri aku
yang kian lunyai
dimamah pedih tak pernah mahu bernoktah.

*Tuhan,aku bukan cerewet.ini apa yang aku tanggung.biar semua tahu,boleh ya?
aku tak suruh mereka merasa tiap tiap cebis perit aku.