May 18, 2014

18 Mei ; I love you and always will :)

Ku putar jarum jam ke-belakang -- moga moga aku sedang berada dalam
keadaan sedang sibuk dengan hal-hal sekolah,
bergaduh-menjerit di rumah,
"kasut tak basuh lagi?!" 
"Gosok baju, esok tak kalut!"
"Sarapan dulu. Penat mak siapkan"
"Duit belanja atas meja tu,jangan lupa"

Ahh,
indah.

Ku tutup mata,bayangkan segala hal yang bikin aku marah,
"Kau mesej dengan siapa?"
"Cuba tolong mak kat dapur tu,tidur je kerja kau"
"Dah solat belum?"
"Menjawab! Menjawab!"
"Tegur sikit,merajuk. Hempas pintu. Hempasss!"

Ahh,
degilnya aku.

Ku tarik nafas ; sedalam yang mampu dan ku hembus sekuat yang perlu - - -

Mungkin tak dapat ku baca
suara kerasmu.
Tak dapat ku rasa
tinggi suaramu.
Tak dapat ku dengar
rintihan rajukmu.

Ya,
aku biar dan biar,
biar hingga sendiri hanyut ;
lemas
dan
hilang.

Dan,
Subhanallah,
kasih Tuhan itu luas,
kasih Tuhan itu indah - -
kerna,
kalau bukan kerna kasih-Nya,
tak kan ku berlari sekuat yang mampu hanya cuma kerna ingin memelukmu, ayah.
tak kan ku runtuhkan dinding ego yang aku sendiri bina dengan amarahmu, ayah.
tak kan ku menunduk dan terduduk di saat ku ketahui jiwamu menangis, ayah.

Allah,
kuasa Allah.
kasihnya Allah.
cintanya Allah.
kerna
menggerakkan hati-yang-lebih-keras-dari-batu, untuk luluh bebas dan terbang
mendakapmu, ayah.

***
Waktu kecil-kecil dulu,
sengaja aku tidur di ruang tamu,
kerna mau kau dukung-bawaku ke kamar.
sengaja aku pejamkan mata,
kerna mau selalu didakapanmu, ayah.

Selamat Hari Lahir ayah :')
Tiada hadiah mampu aku kirimkan,
Tiada baju kemeja mampu aku belikan,
Tiada tali leher mampu aku carikan,
Tiada apa apa mampu aku fizikal-hadiahkan.

Ku cuma ada doa,
dan biarlah doa itu antara aku dengan Pencipta.
Moga-moga dirimu baik-baik sahaja.

Terimakasih ayah.
Terimakasih
kerna mampu melembutkan hati keras aku dengan 'kekerasanmu'.

Untuk berapa ketika,
rindu nak kena marah.
Tapi aku lebih rindu untuk mendengarmu ketawa, melihatmu tertawa.
Kasihmu, moga sampai ke syurga :')


Selamat Hari Lahir :')