May 6, 2014

Blind-letter

Background music : *Back to December*
__________________________________________________________________

Kenapa bulan dua belas,
kau tahu.

Kenapa,
kau tahu.

Aku sedih, jujur aku sedih.

Buddy kau pesan jangan sedih,biar dan kau akan okay;
tapi tak ada apa apa - - - apa apa pun tak ada.

Kenapa,
kau tahu.

Kalau di-imaginasikan;
perkataan maaf dah boleh melimpah-ruah keluar dari dalam balang.
Semata cuma nak kau maafkan aku; yang meminta untuk dimaafkan.

Kalau difikirkan;
boleh dikatakan setiap kalinya aku tunggu kau balas --
balas segala perkataan yang perlu kau balas;
dan, kalau perlu, kau boleh bidas.

Tapi
soalan kenapa dari aku,
kau tahu.

Aku sedih :)
Sedih teramat sedih :)

Pernyataan kau takkan layan orang yang meroyan tetiba - - -
agak kasar; tapi aku faham
yalah, meroyan.
Teruknya aku,alahai.

Tapi
kau tahu kenapa.

Memang kau bukan teman lelaki aku ;
Memang kau bukan suami aku ;
Memang kau bukan siapa-siapa yang "Ah,kau takda,aku mati" .

Tak.

Tapi,
kau sahabat aku ;
sahabat baik aku - -
sahabat yang "Kalau kau tak maafkan aku,aku sedih"

______________________________________________________________

Kalaupun perkataan yang dah aku luah-muntah pada kau haritu buat kau rasa macam "Perempuan ni minta penampar",
Kalaupun perkataan yang dah aku taip-kan secara emosi buat kau rasa macam "Kenapa kau cakap macam tu?"
Aku minta maaf .

Mungkin sebab bilamana perasaan sedih terkilan dan terasa menjadi satu gumpalan yang besar dan mendap ke dalam jiwa - -
Itu yang aku muntahkan.

Aku minta maaf.
Jauh jauh jauh dalam sudut kecil hati aku yang kecil, aku tak maksudkan apa yang aku kata.
Ya,
buddy kau betul ; "Once a bff, always a bff"

Noktah.
___________________________________________________________

Jaga diri baik baik. Moga menjadi Pharmacist yang berjaya, dunia & akhirat. 
Kalau tak sempat nak jumpa di dunia untuk dimaafkan- - -
bila tiba ajal aku,moga-moga,waktu itu kau akan maafkan segala salah aku.
Moga-moga.